ASDP: Arus Balik Terkendali, Logistik Tetap Bergerak

Redaksi

Tempo.co

2026-01-04

ASDP: Arus Balik Terkendali, Logistik Tetap Bergerak

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat arus balik Natal dan tahun baru 2025/2026 terkendali. Layanan penyeberangan antarpulau berjalan lancar, dengan pergerakan yang didominasi truk logistik dan bus sehingga distribusi tetap terjaga. 

"Arus balik Natal dan tahun baru 2025/2026 terpantau lancar serta terkendali. Kami mencatat layanan penyeberangan antarpulau berlangsung relatif landai, dengan pergerakan kendaraan masih didominasi truk logistik dan angkutan bus," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 3 Januari 2026, seperti dikutip dari Antara.

Dia menyampaikan bahwa kondisi itu menegaskan distribusi barang nasional tetap berjalan stabil seiring dengan berlalunya fase puncak liburan. Pada Jumat, 2 Januari 2026, atau H+8 Natal dan tahun baru, Heru melanjutkan, tercatat 2.463 unit truk logistik dan 288 unit bus menyeberang dari Sumatera menuju Jawa.

Angka tersebut mencerminkan aktivitas distribusi yang tetap aktif hingga akhir masa liburan sekaligus menunjukkan arus balik masyarakat berlangsung bertahap dan terukur tanpa lonjakan signifikan yang berpotensi menimbulkan kepadatan.

Heru menilai tren tersebut sebagai indikasi manajemen arus balik yang berjalan efektif. Menurut dia, peningkatan pada segmen kendaraan tertentu tidak mengganggu stabilitas layanan secara keseluruhan.

“Pergerakan arus balik kami pantau cukup landai, dengan tren peningkatan pada kendaraan logistik dan bus. Ini menunjukkan distribusi barang tetap berjalan aktif, sementara mobilitas masyarakat banyak menggunakan angkutan umum,” ujarnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah truk logistik yang menyeberang pada H+8 meningkat 9,2 persen dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan juga terjadi pada angkutan bus sebesar 6,7 persen.

Namun, secara agregat, total kendaraan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat 7.420 unit atau turun 5,7 persen dibanding realisasi pada tahun sebelumnya. Jumlah penumpang mencapai 30.617 orang, turun tipis 1,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, pada lintasan sebaliknya, yakni Jawa menuju Sumatera, tren pergerakan juga mulai melandai seiring dengan berakhirnya fase puncak mobilitas libur.

Jumlah truk logistik tercatat 955 unit atau turun 46,5 persen dibanding pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah bus mencapai 338 unit atau turun 4 persen.

Total penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 30.302 orang atau turun 10,3 persen, dengan total kendaraan 5.791 unit atau menurun 21,3 persen. Menurut Windy, penurunan tersebut mencerminkan kembalinya pola perjalanan ke kondisi yang lebih normal setelah libur panjang.

Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP terus mengoptimalkan kesiapan operasi. Sebanyak 786 petugas disiagakan dengan pengoperasian 28 kapal pada kondisi normal serta penambahan hingga 33 kapal saat kondisi sangat padat.

Penerapan delaying system dilakukan guna mengendalikan arus kendaraan agar tidak terjadi kepadatan di area pelabuhan. Koordinasi lintas pemangku kepentingan juga diperkuat, termasuk dengan BMKG, KSOP, dan BPTD, guna memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan optimal, terutama di tengah dinamika cuaca serta pergerakan kendaraan yang masih fluktuatif.

Untuk akses menuju Pelabuhan Ciwandan yang sempat tergenang sejak Jumat malam, 2 Januari 2026, akibat curah hujan tinggi, ASDP menyampaikan kondisi saat ini telah berangsur pulih dan kembali terkendali.

Pelayanan penyeberangan tetap berjalan melalui Pelabuhan Merak untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VII. Sementara itu, kendaraan logistik besar golongan VIII dan IX masih dialihkan melalui Pelabuhan BBJ sebagai bagian dari pengaturan kegiatan operasional.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H+8 tercatat 688.455 orang atau naik 3,5 persen dibanding pada periode yang sama tahun lalu, dengan total kendaraan 150.736 unit atau turun 6,4 persen.

Sementara itu, arus dari Sumatera ke Jawa melalui Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 607.767 penumpang atau naik 0,4 persen, dengan total kendaraan 151.367 unit atau meningkat 3,4 persen.

ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menjaga layanan yang aman, lancar, dan terkendali guna memastikan stabilitas logistik nasional serta mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi setelah libur panjang.

 

 

 

Sumber Berita :
https://www.tempo.co/ekonomi/asdp-arus-balik-terkendali-logistik-tetap-bergerak-2104292
Berita Terbaru